If We Meet Again

Standard

Ha No Ra

Enam bulan sudah berlalu, tahun ini waktu berjalan begitu cepat. Ha No Ra tenggelam dalam pekerjaannya. Cha Hyun Suk kabarnya kembali aktif dengan bandnya dan resign dari sebuah stasiun TV tempat terakhir dia bekerja.
De Nine kembali terlihat berseliweran di televisi-televisi nasional dan beberapa radio ibukota sering memutar lagu De Nine yang sedang di top Chart.
Hari itu No Ra kebagian supervisi untuk sebuah produk disebuah program musik. Program live di pagi hari. Sebenarnya Nora pulang agak larut, ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan karena besok sudah pasti setengah hari dia tidak akan di kantor. Nora berangkat sebelum jam 5 pagi karena programnya mulai sangat pagi dan iklannya akan tayang di segmen-segmen awal.

Sampai lokasi Nora menelepon Tari AE stasiun TV tersebut. Tari belum sampai dilokasi, dia bilang di studio 3, letaknya dekat lobby.

Nora menuju studio 3. Suasana sudah ramai karena program.tersebut sudah mulai beberapa menit yang lalu. Dia mengamati sekeliling, tidak ada yang dia kenal. “Baiklah, aku akan menunggu disini saja”. Nora menunggu, sambil menonton program yang sedang live ini.

Tak berapa lama host memanggil nama band yang terdengar tak asing, “De Nine!!”. Disambut dengan suara gemuruh tepuk tangan dan teriakan histeris dari fans.

Nora mendengarkan sekali lagi, ahh… mungkin hanya nama band yang sama. Tapi kemudian dia melihat sosok itu, sosok yang Nora coba dilupakan selama 6 bulan ini, sosok yang pernah mengecewakan, menghancurkan hatinya.

Yah ini band yang sama dan personil yang sama. Dia melihat Cha Hyun Suk dengan gitarnya. Dia tau itu termasuk gitar kesayangannya yang sering dia pakai saat memposting di instagram dan saat mrekam nyanyianya yang kemudian dikirimkan kepadaku.

Nora kira dia sudah bisa melupakannya. Tapi memori-memori itu kembali hadir dan matanya mulai basah, tapi tiba-tiba dia mendengar suara memanggilnya…. “Nora Noraaaa!!!”
Tari memanggil dirinya memberi tanda untuk segera ke arahnya karena Nora harus memberikan brief kepada orang kreatif program tersebut.Nora kembali sadar kepada kenyataan bahwa disini dia sedang bekerja. Sejenak Nora mencoba melupakan sosok yang baru saja dia lihat.

Cha Hyun Suk

Saat akan ke panggung tiba-tiba dia melihat sosok yang familiar. Ya itu Ha Nora. Apa yg sedang dia lakukan disini??. Dia tau aku akan performance??. Konsentrasi Hyun Suk sedikit pecah, Jong Hyun memanggilku dan memberikan kode bahwa ini saatnya kita naek k panggung. Mata Hyun Suk belum bisa lepas dari dirinya. Lalu aku melihat seseorang menghampiri dirinya, kemudia No Ra berjalan ke arah back stage.

Hyun Suk tidak bisa fokus selama di panggung, sesekali Jong Hyung menegur dirinya dengan kode. Dia hrs menemui Nora, ini kesempatan untuknya. Nora selalu merijek teleponnya, hanya me-read pesan-pesan teksnya. Dia harus bicara dengan Nora.

Setelah turun panggung Hyun Suk terburu-terburu sampai hampir terjatuh tersandung kabel gitarnya. Yong Hwa membentaknya. Dia menitipkan gitarnya kepada hyung manajer.

“Hey Hyun Suk, kita akan main lagi satu jam lagi.”
“Ok Hyung, aku akan kembali sebelum satu jam” Jawab Hyu Suk.

Hyun Suk berlari menuju tempat tadi dia melihat Nora. Nora tidak ada disana. Dia mencari ke semua backsatage. Dan dia melihat Nora masih memberikan brief kepada seorang artis yang sepertinya talent untuk produknya. Disebelahnya ada seorang pria, mereka terlihat akrab, saling melempar senyum. Ada sedikit cemburu dihati Hyun Suk. Hyun Suk mendekati mereka, tapi Nora tidak menyadari kehadiran Hyu Suk. Dia masih sangat konsentrasi dengan tugasnya. Setelah sepertinya Nora selesai memberikan brief, Hyunsuk bergegas menghampirinya.
“Hai nooona!!”, sapa Hyun Suk.
“Ohh haii Hyun Suk, Kamu disini juga?”. No Ra pura-pura kaget, baru melihat Hyun Suk.
“Apa kabar noona?”, Tanya Hyun Suk lagi.
“Ohh Aku baik. Kamu apa kabar??. Sepertinya band kamu sedang sibuk-sibuknya ya?.”

“Iya noona, syukurlah. Album ke-2 ini penjualannya bagus”

“Ohh bagus donk ya”. No Ra mulai berlagak acuh-tak acuh. Dia tidak ingin berlama-lama berbicara dengan Hyun Suk. Saat dia akan berpamitan..

“Hyun Suk, aku harus pergi, aku harus liat syuting live produk aku dulu.”

Cha Hyun Suk memotong No Ra, “Noona, boleh kita bicara?”
“Sorry, aku lagi kerja”. Jawab No Ra menghindar.

“Aku tunggu kamu kalo udah selesai. Aku tunggu noona dibawah panggung”.

No Ra hanya tersenyum. Tidak menolak tapi tidak juga mengiyakan.

Selama No Ra supervisi, Hyun Suk.menunggu dirinya di dekat panggung. Dia tidak boleh melewatkan No Ra kali ini. Sementara hyung menajer sudah memanggilnya, mengingatkan De Nine akan naik panggung 15 menit lagi. Ha No Ra mengutuk dalam hati, kenapa dia harus bertemu Hyun Suk disini dan kenapa Hyun Suk harus menghampiri dirinya. Konsentrasinya pecah, dia berusaha fokus dengan pekerjaannya. Saat syuting selesai, No Ra mengingatkan Tari untuk mengirimkan bukti tayang dan mengbrol sebentar, dia melihat Hyun Suk masih menunggunya didekat panggung dan ya ini mungkin waktunya, dia harus menghadapi Hyun Suk kali ini. Ada yang belum terselesaikan diantara mereka.

-To Be Continue-

PS: Gw menulis ini dengan perasaan kesal, marah, dan kecewa karena seseorang yang entah pura-pura atau memang terlalu bodoh tidak menyadari kesalahannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s