The Third Way of Love

Standard

 

thirdway_oflove4

Kita sudahi dulu deh sama kepatahatian, keremukan perasaan, kegalauan yang tidak bertepi ini *lebaayyyyy!!!. Mari kembali ke habitat semula nonton & nge-review drama. Dan mungkin ini akan menjadi tulisan penutup di 2015 ini. And Hello 2016….. mudah-mudahan lebih sering nulis, karena 2015 terlalu banyak hiatus.

Okeh gw mau sedikit menceritakan kembali film yang baru aja gw tonton, judulnya The Third Way of Love. Sebenernya ini film China kolaborasi dengan Korea dan Om Song Seung Heun yang maen jadi pemeran utama dengan dan di dubbing suaranya. Yaah gitu deeh agak ga suka sama bahasanya Taiwan, tapi Om Song Seung Heun yang bikin Gw bertahan nonton sampe selesei *biasss ga siiih niiih!!!

Lin Qi Zheng (Song Seung Heun) merupakan CEO muda around 35-40 years old, single, ganteng, berduit donk pastinya, duniawi mah pasti udah kecukupan. Tapi kesepian (klise), karena ibunya meninggal bunuh diri saat dia masih kecil, karena pernikahan ibu dan ayahnya adalah pernikahan bisnis dan dia tidak dekat dengan ayahnya.

Takdir mempertemukan dia dengan seorang wanita bernama Zhou Yu (Yifei Li), yang baru saja bercerai dan tidak siap untuk jatuh cinta lagi. Zhou You adalah seorang pengacara pintar, cerdas, dan tentu saja cantik (kembali klise bukan?).

Sebenarnya Lin melihat Zhou Yu pertama kali didalam pesawat dari sebuah perjalan bisnisnya. Saat itu Zhou Yu yang duduk di sebrangnya menangis sesengggukan, kemudian Lin memberikan tissue tapi Zhou Yu malah menangis semakin keras dan semua orang memperhatikan dirinya karena menduga mereka memiliki hubungan.

Saat turun pesawat mood Zhou Yu tiba-tiba berubah, dia menelepon seseorang dan tertawa bahagia, seperti sudah lupa beberapa waktu yang lalu dia baru saja menangis sesenggukan tanpa mempedulikan pandangan orang di dalam pesawat. Lin memperhatikan Zhou Yu dari jauh.

Mereka bertemu kembali karena ternyata Mr. Lin ini berhubungan dengan alasan adik Zhou Yu mencoba bunuh diri karena depresi, Zhou Yu meminta pertanggungjawaban Lin, tapi Lin memang tidak pernah terlibat apapun dengan adik Zhou Yu, dan dia membuktikan dengan tidak pernah membalas ataupun membaca satu pun pesan-pesan yang dikirim adik Zhou Yu, jadi hanya semacam hubungan satu arah, bertepuk sebelah tangan. Mungkin ini juga yang terjadi sama gw *eaaa balik lagi ngeekkk!!!

Dan takdir pun mempertemukan mereka kembali, seorang klien Zhou Yu yang merupakan karyawan Mr.Lin mencoba untuk bunuh diri karena dia membutuhkan uang untuk keluarganya (too much people trying to kill her/him self deh disini). Mr. Lin membantu hal ini dan klien Zhou Yu selamat dan tidak jadi bunuh diri. Zhou Yu berterimakasih kepada Mr. Lin dan mentraktirnya makan disebuah restoran sederhana (bukan padang yaaa) yang panas sambil mengucapkan terimakasih berkali-kali.

Dan takdir untuk sekian kalinya kantor pengacara tempat Zhou Yu bekerja memenangkan pitching sebagai pengacara legal untuk perusahaan Mr. Lin. Too much kebetulan juga.

Pokoknya mereka berakhir saling jatuh cinta Karen Mr Lin ini ternyata ‘mengejar’ Zhou Yu, ada effort lah pokoknya. Setiap pagi Lin menunggu disebuah kedai kopi dekat kantor Zhou Yu hanya untuk melihat Zhou Yu yang menyebrang menuju kantor tempatnya bekerja, tanpa sepengetahuan Zhou Yu. Setelah itu dia akan kembali ke kantornya yang berjarak 1,5 jam dari kedai kopi itu. Dan dia akan menunggu di bandara ketika Zhou Yu akan pergi melakukan bisnis trip dan dia baru kembali dari sebuah bisnis trip. Ada effort lah pokoknya, ga pasif!!

Sampai pada suatu saat perusahaan Lin mengalami masalah dan untuk mendapatkan bantuan dana dia harus menikah dengan anak seorang rekan bisnis kakeknya. Lin menolak melakukannya, tapi perusahaannya harus diselamatkan karena banyak karyawan yang di pertaruhkan. Lin ingin bahagia, dia tidak ingin hidupnya seperti ibunya, tapi dia punya tanggungjawab yang besar. Zhou Yu pun memintanya untuk melepaskan dirinya, bahkan Zhou Yu yang membuat kontrak pra nikah Lin dengan calon istrinya, dengan menahan hati yang terluka.

Endingnya…endingnya liat sendiri aja yaaaa……

Song Seung Hun

Ini om Song Seung Heun yang masih muda aja, entah vampir entah susuknya bagus😉

Nonton film ini awalnya adalah karena gw ngarep ada adegan 21++ *mbeheheheee karena yang maen om Song Seung Heun yang kemaren baru aja sukses maen Obsessed yang banyak adegan ples ples nya. Trailer film ini agak nipu sih, kirain ada adegan yang ples ples itu tapi ternyata biasaaaaaa ajaa *eh koq kecewaa siiih!!😀

Secara cerita sih Cinderella story lah, mana ada CEO sukses masih muda, masih single, ganteng bangettt pulak!, klo ga homok pasti sakit jiwa *upsss. Ceweknya cantik, dari keluarga biasa, cerdas (gw banget nihh *disiram aer comberan). Ada beberapa konflik yang ga gw mengerti kenapa adik Zhou Yu mencoba bunuh diri hanya karena dia cuman bertepuk sebelah tangan kepada Lin, bukan bertepuk sebelah tangan malah cuman kaya nge-fans dari jauh, macem gw sama Changmin. Trus saat karyawan Lin menciba bunuh diri kenapa harus Lin sendiri yang turun tangan? Emang dia ga punya asisten ato bawahannya yang laen yang naek ke lokasi, CEO gitu lhoooo!! Gemana klo tiba-tiba ikutan jatooh!!. Bobot ceritanya so-so lah banyak yang janggal, dan kekuatan ceritanya kurang. Yang bikin gw bertahan nonton tentu aja om Song Seung Hun yang masih aja muda kaya pas pertama gw nonton dia di Endless Love dan gw masih SD, iya SD.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s