Reply 1994

Standard

SCP&YooJIn

Ok stop dengan postingan ga penting gw beberapa bulan ini. Selain ga enak dibaca, yang ngunjungin blog gw juga jadi makin menurun (emang ada yang baca blognya??| Ga ada | *lagi ngomong sama kecoa lewat). Gw mo move on sama hal yang bikin diri gw ga nyaman ini, dengan tidak berlarut-larut dengan segala kegalauan dan pertimbangan yang berbelit-belit. Mudah-mudahan keputusan yang gw ambil adalah keputusan yang menurut Allah terbaik buat gw. Amin.

ALERTTTT!! alot of spoiler at this post!! Be aware!! *sengaja!!

Setelah sukses dengan Reply 1997 (gw cuman pernah ngutip quote-quotenya sih hehehee..), penulisnya kembali menggarap drama dengan tema masih tahun 90-an, tapi dengan waktu yang lebih awal, tahun 1994, dimana para pemain pada tahun tersebut merupakan mahasiswa sebuah universitas di Seoul. Yang menghubungkan mereka adalah, mereka tinggal dalam satu boarding house a.k.a kos-kosan yang dikelola oleh orang tua Sung Na Jung yang bernama Shinchon Boarding House. Para penghuni kosan ini merupakan anak-anak dari luar daerah Seoul yang sering disebut countryside, tetapi mereka tidak mau disebut berasal dari countryside, lebih suka disebut dari luar kota Seuol kekekekek *whatever lah yah!!…

Kelakuan Na Jung dan Oppaya di awal episode

Kelakuan Na Jung dan Oppaya di awal episode

Dramanya sih belum abis, baru sampe episode 15, tapi gw mo bahas sampe episode 11 dulu, karena episode ini sangat bikin gregetan, mengaduk-aduk hati penonton (baca: hati gw yg diaduk, dan hati ini udah lama ga ada yg ngaduk (X_X)). Maunya nunggu sampe tamat, kaya Repy 1997 tapi yaaahhh butuh pelampiasan buat ngungkapin apa yang gw rasakan.

Back to drama, masih dengan formula yang hampir sama dengan Reply 1997, Sung Na Jung (Go Ara) ini punya Oppaya yang selalu dipanggil Trash (Jung Woo), karena habitnya yang kacau klo dirumah, kaya minum susu yang udah basi, jarang ganti baju yang buat dirumah, ngedudukin kentang rebus, handukan pake keset kamar mandi, lupa naroh kacamata, lupa naroh dompet, lupa ga bawa pulang tasnya dari kampus de el el el… Tapi dia merupakan penerima beasiswa jurusan Kedokteran di Universitasnya selama 6 tahun sekaligus. Sangat kontras dengan kesehariannya. Plus klo dirumah dia ga pernah kliatan belajar, karena selalu baca komik, bahkan saat di meja makan. Yang diawal cerita gw kira Na Jung dan Trash adik-kakak, ternyata bukaaaan sodara!!. Trash adalah teman kecil dari kakak laki-laki Na Jung yang sudah meninggal. Orang tua mereka pun berteman seperti saudara, ayah Na Jung pernah menolong ayah Trash disaat kesusahan. Semenjak kakak Na Jung meninggal, Trash menjadi pengganti sosok kakak lelaki bagi Na Jung. Sampai pada suatu saat Na Jung tidak melihat Trash sebagai seorang kakak lelaki, tetapi sebagai seorang pria.

Suddenly, Na Jung see Oppaya as a man

Suddenly, Na Jung see Oppaya as a man

Hadeuuuh masih berasa deg-degan nonton episode 11. Takut, sedih, ketawa geli sama kelakuan pemaen-pemaennya. Disaat scene yang serius menyangkut perasaan seseorang, sampe kita terbawa emosi, tiba-tiba scene berpindah ke scene kocak, yang itungannya cuman berapa menit, trus nanti kita dibawa lagi sedih ke adegan sebelumnya. Jadi pas nonton, nangis trus ketawa, trus mewek lagi. Emang jago nih penulis sama sutradaranya, penonton jadi kebawa emosinya, tapi ga pernah ngebosenin.

Pemilik kos-kosan Shinchon adalah orang tua Na Jung yang sebelumnya di Reply 1997 berperan juga sebagai orang tua Sung Shi Won. Penghuni kos-kosan yang lain adalah Haitai (Son Ho Joon), laki-laki yang berambut jambul, sebenernya sih cakep, temen sekamarnya Sham Chun Po (Kim Sung Kyun), yang punya muka jauh lebih tua dari umurnya. Jo Yoon Jin (Min Do Hee), fangirling, ngefans berat sama Seo Ta Ji. Rambutnya selalu di kedepanin, klo kata bapaknya Na Jung, rambutnya kaya tirai. Haitai, Sham Chun Po, Na Jung dan Yoon Jin merupakan teman sekelas jurusan komputer.

Yang teakhir adalah Bing geu reu (Baro, B1A4) merupakan adik kelas Trash di jurusan kedokteran, tapi Binggereu masuk kedokteran atas keinginan ayahnya, diam-diam dia cuti kuliah dan bekerja part time, karena ingin mencari tahu apa sebenernya yang dia inginkan. Binggereu memiliki seorang sepupu yang bernama Yi Chilbong (Yoo Yun Suk) yang merupakan pitcher tim baseball di universitasnya yang namanya cukup diperhitungkan di liga nasional. Chilbong sebenarnya bukan penghuni kos-kosan Shinchon, awalnya Chilbong hanya suka menginap di kosan tersebut, orang tuanya bercerai, dan ibunya menikah lagi, sehingga dia kesepian jika tinggal dirumahnya. Orang tua Na Jung yang baik hati membolehkan Chilbong menginap dikamar Binggereu. Perlahan, diam-diam Chilbong jatuh cinta kepada Na Jung karena segala kebaikan sekaligus ketololan Na Jung, namun Na Jung tidak bisa melihat Chilbong, karena Na Jung selalu melihat Oppaya Trash.

Trash Oppaya

Trash Oppaya

Chilbong pernah menyusul Na Jung yang sedang berlibur di kampung Sam Cho Po, dengan perjalanan 12 jam pulang-pergi, dan hanya 3 jam di tempat Sam Cho Po. Na Jung bertanya pd Chilbong, kenapa kau melakukan itu semua, padahal besok kau ada wawancara penting. Aku datang karena kamu, Chilbong mengungkapkan perasaanya pada Na Jung di terminal bis Sam Cho Po, sebelum pergantian malam tahun baru 1995. Kemudian tepat setelah jam menunjukkan jam 12 malam pergantian tahun, Chilbong mengucapkan “Happy New Year” dan  mencium Na Jung. Na Jung hanya terdiam kaku…

Oppaya sudah mengetahui perasaan Na Jung padanya, habit jelek Yoon Jin pada saat mabuk yang mengungkapkan itu semua. Bahwa Na Jung menyukai Oppaya selama ini, apa oppaya tidak merasakan itu semua?. Dan Kemudian suasana pun menjadi hening. Oppaya menatap kosong dan begitupun Chilbong, dan yang lain. Sedangkan Na Jung yang sedang mabuk tidak mendengarkan itu semua.

Tapi pada suatu pagi saat salju pertama turun Na Jung mengungkapkan perasaannya ke Oppaya, tapi saat Oppaya akan menjawab, Na Jung sangat malu dan menutup kupingnya tidak mau mendengarkan apa yang akan Oppaya akan katakan. Karena Na Jung hanya ingin mengatakan isi hatinya, terserah oppaya tidak menyukainya pun tidak masalah. Dan pagi itu berakhir dengan mereka saling berpelukan dengan senyum. Tapi ternyata Na Jung merasa klo Oppaya memang tidak pernah melihat dirinya sebagai seorang wanita, dia hanya adik kecil untuk oppaya.

When Chilbong confess to Na Jung

When Chilbong confess to Na Jung

Akhirnya, Chilbong mengatakan kepada Trash jika dia sudah menyatakan perasaannya pada Na Jung.

“Aku tahu Na Jung menyukai Hyung-nim, tapi aku tetap menyatakan perasaanku pada Na Jung. Tapi sejujurnya aku lebih ingin tahu, bagaimana perasaan Hyung kepada Na Jung. Na Jung tidak bertepuk sebelah tangan kan?? Jika aku lihat kau juga menyukainya, am i right Hyung-nim??.”

“What if it’s you right?? What are you going to do if it’s right??. I know Na Jung having a hard time. So, even if it’s hard for me, and i ignored it. I thought it would change eventually with time. But, seeing her pacing back and forth in anxienty, it pains my heart so much. When i see Na Jung hurts, it hurt my heart too. If i say it like this, it means i like her, doesn’t it?. Yes you’re right!!. Na Jung is not having a one-sided love alone, i like Na Jung too. Because of you, i’ve now come to my senses. I will accept Na Jung’s feeling and tell her what i fell. While just worrying like stupid person, what if i lose someone i like to another guy?”

Chilbong said, “Anyway, game isn’t over, is it??. I won’t give up then, you might get her stolen.”

Oppaya monolog: “Love and life perhaps resemble baseball. Even if you come up againts a critical sweep, no matter how hard you try to avoid it, in the end someone has to be victorious for the competition to be over. One-sided love, your heart aches and even if you wrap our mind around it, there’s no other way for an one-sided, anyway. Whether you get the love or get dumped heartlessly, If you want to end the one-sided love, the only way to do is through confession. Its over only after you confront it. Love perhaps resembles baseball.”

“And the world is big and there are a lot of rivals. Love perhaps resembles baseball.”

Akhir episode 11 ini menunjukkan dimulainya peperangan antara Oppaya Trash dan Chilbong. Gw bukan tim Oppaya ataupun tim Chilbong, gw cuman pengen kedua cowok menggemaskan kamprett yang bikin naek turun perasaan selama beberapa minggu ini bahagia dunia akherat, itu aja.. cita-cita gw sederhana kan??🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s