Konser Konser itu….

Standard

Di sisi sebelah sono dikit dari kantor gw mungkin sedang ngantri orang-orang yang mo nongton konsernya Linkin’ Park. Hal itu yang sedang dilakukan salah satu temen kantor gw, dia udah nunggu tujuh tahun lamanya buat nonton konsernya Linkin’ Park.

Sementara gw emang bukan pensnya Linkin’ Park masih dikantor merenungi pekerjaan yang masih banyak padahal tinggal sisa beberapa hari lagi gw dikantor ini dan selalu memohon petunjuk agar diberikan pilihan yang tepat, antara nonton CN Blue ato nonton 2PM *ehganyambung.  Eh serius nih sebenernya gw lagi galau (menggunakan kata ‘galau’ biar divonis klo gw emang anak ABeGe jaman sekarang). Kembali ke rasa galau itu, gw lagi galau karena gw masih bingung antara mo nonton konsernya CN Blue ato 2PM, sebenernya kedua konser tersebut masih tar bulan November, tapi pre-sale-nya booooookkkkk udah dibuka mulai beberapa hari yang lalu buat CN Blue dan 2PM tar tanggal 24 September ini, sementara dari bulan kemaren gw ada rencana mo bli sesuatu (sengaja ga mau nyebut nama yg gw pengen🙂 *lebayyyy dan  *gapentingjuga

Sebenernya gw bukan mo nulis tentang konser-konseran itu sih, tadi barusan aja ada seorang temen yang curhat ke gw. Ini nih critanya:

“Anak baru yang gantiin gw anaknya rese’, udah gw jelasin ga ngerti-ngerti, harus diulang-ulang mulu padahal dia baru aja nanya sama gw, tapi udah nanya lagi, aduh pusiiiiiing. Trus nanya-nanya mulu pake toolsnya, kan gw lagi hctic, sedangkan dia lagi ga banyak kerjaan mbok ya di utak atik aja kali yahhh.

Bukannya dia dari Universitas A yah?? Seharusnya lebih tanggep donk!! Ini mah gw ajarin ga ngerti ngerti, nangkepnya susah (red. suatu universitas terkemuka di Indonesia yang reputasinya bagus)”. Akhirnya kluar lah apa yang selama ini gw rasain, karena udah beberapa kali ini gw ngajarin anak-anak alumni Universitas A ini,dan yang gw alami sama ternyata sama temen gw itu, gw hanya berakhir frustasi sendiri ngajarin mereka, karena mereka selalu ga ngerti-ngerti dan kadang mereka malah lebih sok tau dan nyolot dari yang ngajarin, bikin lo tambah murka ga tuh?? Rasanya pengen lempar sandal bau gw deh!!!

Untuk diketahui anak-anak alumni Universitas A ini selalu bersikap percaya diri disegala situasi, gayanya selalu ngerti klo lagi ditraining, tapi pas udah disuruh praktek mereka pasti nanya-nanya mulu, kaya sebelumnya belum diterangin sama sekali, jadi trainernya akan mengulang lagi dari nol deh!! Klo gw jadi trainer gw getok pke laptop deh!. Dan satu lagi kelebihan mereka, mereka selalu bersikap sok asik disegala bidang eh segala situasi, pas trainernya udah mo marah nih, dia akan tersenyum dan sok-sok an bercanda….(errrrrr….lempar telepon klo gw).

Gw ga tau apa yang menyebabkan mereka seperti itu, mungkin mereka semenjak kuliah udah ngerasa superior dibandingin alumni-alumni universitas laen, jadi saat didunia kerja mereka udah merasa paling pinter, paling ahli dibidangnya. Mungkin juga saat mereka kuliah selalu dialem-alemin sama dosennya klo mereka itu mahasiswa paling pinter di Indonesia ini kali yah. Dan satu lagi mereka juga beberapa dari mereka selalu sombong dengan orang yang baru kenal, entah itu media atau rekan-rekan kerjanya. Mereka selalu pengen menonjol didalam kelompoknya, selalu ingin diperhatikan dalam suatu kelompok, dan yang seperti gw sebutkan mereka selalu percaya diri, malah seringnya over pede. Tapi salut deh sama mereka karena mereka sangat berani omdo, sombong, dan pede padahla bego (maaf).

Bagi alumni Universitas A yang merasa gw mohon maaf, gw cuman ngambil sample asal-asalan penilaian gw ini sangat tidak valid, tapi terbukti lhooooo ini yang gw alami *ehhhh. Tlong mawas diri aja kali yah kalian (eh gw makin nyolot, sengaja!!). Ihhh siapa juga yang baca blog lo??? (ngomong ke diri sendiri)

Baiklah buat mengurangi kekesalan hari ini kita dengarkan saja sebuah lagu yang ga ada hubungannya sama sekali dengan tulisan gw ini😛

Chasing Pavement by Adele

I’ve made up my mind,
No need to think it over,
If i’m wrong I aint right,
Don’t need to look no further,
This ain’t lust,
This is love but,

If i tell the world,
I’ll never say enough,
Cause it was not said to you,
And thats exactly what i need to do,
If i’m in love with you,

Should i give up,
Or should i just keep chasing pavements?
Even if it leads nowhere,
Or would it be a waste?
Even If i knew my place should i leave it there?
Should i give up,
Or should i just keep chasing pavements?
Even if it leads nowhere

I’d build myself up,
And fly around in circles,
Wait then as my heart drops,
and my back begins to tingle
finally could this be it

Should i give up,
Or should i just keep chasing pavements?
Even if it leads nowhere,
Or would it be a waste?
Even If i knew my place should i leave it there?
Should i give up,
Or should i just keep chasing pavements?
Even if it leads nowhere

Should i give up,
Or should i just keep chasing pavements?
Even if it leads nowhere,
Or would it be a waste?
Even If i knew my place should i leave it there?
Should i give up,
Or should i just keep chasing pavements?
Even if it leads nowhere

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s