Ranah Tiga Warna

Standard

“Bersabar dan ikhlas lah dalam setiap langkah perbuatan

Terus –meneruslah berbuat baik, ketika di kampung dan di rantau

Jauhilah perbuatan buruk, dan ketahuilah pelakunya pasti diganjar, di perut bumi dan di atas bumi

Bersabarlah menyongsong musibah yang terjadi dalam waktu yang mengalir

Sungguh di dalam sabar ada pintu sukses dan impian akan tercapai

Jangan cari kemuliaan di kampung kelahiranmu. Sungguh kemuliaan itu ada dalam perantauan di usia muda

Singsingkan lengan baju dan bersungguh-sungguhlah menggapai impian

Karena kemuliaan tak akan bisa diraih dengan kemalasan

Jangan bersilat kata dengan orang yang tak mengerti apa yang kaukatakan

Karena debat kusir adalah pangkal keburukan”

Diambil dari Preambule Ranah Tiga Warna

Diterjemahkan dengan bebas oleh A. Fuadi dari syair Sayyid Ahmad Hasyimi

Syair ini diajarkan pada tahun ke-4 di Pondok Modern Gontor, ponorogo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s