Always, Laila Hanya Cinta yang Bisa

Standard

Penulis : Andi Eriawan

Penerbit,tahun : GagasMedia, Jakarta, 2004

Tebal buku : 228 + xii halaman

Saat ngebaca suatu blog tentang suatu kontes ngereview sutu buku favorit yang hadiahnya buku, tiba-tiba terlintas untuk ngereview novel ini. Ini salah satu buku favorit karena gw udah beberapa kali baca buku ini, ga pernah bosen ngulang-ngulang beberapa halaman buku ini, apalagi klo lagi mellow…heehehehee…

Sebenernya ceritanya sangat standar, kisah percintaaan yang biasa, dan sempurna diawal cerita dan ga jauh lah sama cerita-cerita kebanyakan. Tapi entah kenapa gw dibikin terharu sama bagian ending novel ini… Laila adalah seorang gadis yang ga bisa dibilang jelek, dari keluarga yang cukup berada, dan memiliki seorang kekasih bernama Pram yang baik, romantis, sangat mencintainya (sempurna banget kan hidupnya Laila??). Mereka sudah memiliki hubungan istimewa itu selama 8 tahun, dimulai dari Pram yang  pertama kali terpesona dengan kecantikan Laila yang ditemuinya pada saat OPSPEK saat masuk SMU. Pram yang pertama kali melihat Laila, langsung memutuskan bahwa Laila harus jadi kekasihnya…

Pram melakukan apapun untuk mendekati Laila, tapi tidak dengan cara yang norak, justru dengan membuatnya kesal, menurutnya dengan begitu Laila akan selalu mengingatnya. Pram juga sempat menghilang beberapa hari dan menyebarkan isu bahwa dirinya pindah sekolah ke luar kota, karena ayahnya pindah kerja, sekaligus karena Laila tidak juga menjawab pernyataan cinta Pram. Laila sempat kebingungan mencari Pram, dan Laila baru merasakan bahwa dia membutuhkan seorang Pram.

Pram adalah anak tunggal dari sebuah pasangan bahagia yang meskipun keluarganya berkecukupan, tapi ayahnya selalu mengajarkan kesederhanaan kepada dirinya.

Laila dan Pram kuliah di kampus yang pertama tapi berbeda jurusan. Disini Laila agak tergoda dengan seseorang laki-laki kakak kelasnya dulu di bangku SMP yang dulu pernah ia sukai, dan sekarang menjadi seniornya di tempatnya kuliah. Tapi ternyata hal itu tidak menggoyahkan cinta mereka berdua.

Pada suatu hari, Laila tiba-tiba mengatakan ingin berpisah dengan Pram, dia tidak mengatakan penyebabnya kepada Pram, dia hanya mengatakan bahwa dia sudah bosan dengan Pram. Tetapi yang sebenernya adalah Laila menderita suatu penyakit yang membuat indung telurnya harus diangkat dan tidak akan memiliki keturunan. Dan dia tidak mungkin menjadi istri seorang Pram yang merupakan anak tunggal, orang tuanya pasti mengharapkan keturunan dari mereka.  Pram yang tidak terima dengan semua perlakuan Laila  tidak member penjelasan, masih mengejar-ngejar Laila, bahkan pada saat Laila berulang tahun, Pram tetap mengirimkan hadiah kepada Laila. Sebenarnya tanpa Pram sadari, Laila selalu mengikuti perkembangan kabar Pram, apa saja yang dia lakukan. Laila juga mengetahui bahwa Pram membuka sebuah kafe bernama Laila’s Café.

Namun saat Laila mampir didepan Laila’s Café seperti biasanya hanya untuk mengamati yang dilakukan Pram, sudah seminggu ini café itu tidak buka, selalu ada tulisan close di pintunya. Lalu Laila bertanya pada seorang satpam, dan meurut penjelasannya bahwa pemiliknya sudah pindah ke Yogyakarta sehingga café itu tidak dibuka lagi.

Lalu kabar itu datang, Pram meninggal tertimpa balok untuk menyelamatkan seorang pekerjanya. Rupanya Pram bekerja di suatu perusahaan kontraktor di Yogyaakrta, menurut tetangga kosannya, Pram selalu ceria, dia berangkat kerja menggunakan sepeda angin sambil menyapa siapa saja yang dia temui dijalan, Pram terlihat bahagia di akhir hidupnya. Di meja kosannya, Laila menemukan sebuah puisi karangan Pram…

“Gemuruh dihatiku mereda sendirinya

Langit menjadi lebih cerah

Dan  udara tak lagi menyesakkan dada

Mungkin karena telah kutemukan definisi dari cinta

Makna tak lagi berasal dari pertemuan

Rasa rindu membuatku bahagia”

Itu dia yang paling gw suka, novel ini dibumbui dengan puisi romantis dan kadang gokil buatan Pram, yang bikin Laila kadang tersenyum simpul, dan puisi di atas adalah puisi favorit gw……:D

Tulisan ini gw buat dalam rangka memeriahkan kontes buku dan jika gw menang gw pengen dapet buku Soul Mate/ Belahan jiwa….😀

8 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s