Tintin di Congo

Standard

Setelah sekian lama ga baca komik Tintin, akhirnya ada juga yang minjemin he3… Maklum komik Tintin sekarang mahal, plus ukurannya ga seperti waktu gw kecil, sekarang dibuat lebih mini. Mungkin buat ngehemat biaya produksi. Tapi gapapa deh yang penting masih bisa dibaca. Komik karangan Herge ini merupakan salah satu komik yang berperan bikin gw jadi addict baca komik, klo sekarang sih dah agak mending, ada hobbi baru hehehee…

Ceritanya masih seputar petualangan Tintin si wartawan dari Belgia, kali ini dia berpetualang ke Congo, Afrika. Sebenernya ada 2 judul komik tintin yang gw baca, tapi yang satu lagi blom selesai. Tintin berjalan-jalan di tanah Afrika yang penuh dengan binatang buas, ternyata ada pihak yang tidak menyukai Tintin dan berusaha membunuhnya. Tintin juga berhasil mengungkap suatu tindak kejahatan. Tapi entah kenapa gw kurang suka ma petualangan Tintin yang ini, dia dengan seenaknya menembak dan membantai binatang-binatang buas, seperti membunuh seekor monyet untuk diambil bulunya untuk menyelamatkan Snowy anjingnya, dia juga membunuh beberapa rusa dan gajah untuk diambil gadingnya. Kabarnya karena cerita ini, komik ini dulu dilarang beredar di Indonesia.

O iya satu lagi, komik Tintin versi yang sekarang ini ada nama-nama berbeda seperti nama anjingnya, dikomik gw yang lama namanya Snowy, tapi dikomik yang baru ini namanya jadi Milo (kaya nama susu yah??!!), dan si detektif kembar Thomson dan Thompson, di versi sekarang menjadi Dupont and Dupond. Dalam skala 5 petualangan Tinitin kali ini cuma gw kasih nilai 2.



10 responses »

  1. Saya juga suka dengan komik Tintin. Waktu kecil tidak sanggup beli, hanya bisa meminjam ke teman yg lebih mampu membelinya. Sekarang begitu mampu membeli, saya borong 10 judul langsung di toko buku Toga Mas yg kebetulan sedang promosi diskon 30%, hehehehe…sayang banget, komiknya sekarang kecil dan tulisan2nya kadang susah dibaca..Saya setuju. Tintin di Kongo ceritanya konyol banget, gak mutu. Rasanya jika tidak ada tokoh Kapten Haddock, cerita Tintin terasa kurang seru.

  2. Saya juga suka dengan komik Tintin. Waktu kecil tidak sanggup beli, hanya bisa meminjam ke teman yg lebih mampu membelinya. Sekarang begitu mampu membeli, saya borong 10 judul langsung di toko buku Toga Mas yg kebetulan sedang promosi diskon 30%, hehehehe…sayang banget, komiknya sekarang kecil dan tulisan2nya kadang susah dibaca..Saya setuju. Tintin di Kongo ceritanya konyol banget, gak mutu. Rasanya jika tidak ada tokoh Kapten Haddock, cerita Tintin terasa kurang seru.

  3. salam kenal,
    mengenai komik Tintin yaa…sy dulu juga termasuk penggemar dia…
    seru…petualangan, juga menambah daya khayal sy jadi berkembang. ( sewaktu usia SD sangat senang dengan yang namanya komik, apalagi Tintin ).

  4. Ga baru sih mbk, dah ada dari dlu juga, cuma gw blum pernah baca yang ini… klo kapten Haddock masih ada n masih dengan sumpah serapahnya (gitu2 sahabat nya tintin lho) hihihhi…^^, namanya juga masih sama, ga tau klo Bianca Castafiore yang punya jamrud castafiore kan??

  5. Ohhhh ini Komik Tintin yang baru ya Ndah???? Aduh knapa nama2 pada diganti???Pada dasarnya gw bukan penyuka komik Ndah tpi untuk yang satu ini sejak SD gw dah kenal. Mungkin ini komik yang bikin gw suka baca sampai sekarang. Penasaran nie masih ada ga tokoh Bianca Castafiore sama Kapten Haddock???? Kalau sampai dihilangkan berarti gw cuma bisa bilang,’Baahhhhh Sejuta Topan Badai!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s