Ya gw mendengar apa yang tadi kau katakan…
Aku hanya pura-pura tak dengar…
Karena aku takut untuk jatuh cinta lagi kepadamu.
Mungkin terlambat untuk mengatakannya…. Terlambat untuk diriku…
Ya gw mendengar apa yang tadi kau katakan…
Aku hanya pura-pura tak dengar…
Karena aku takut untuk jatuh cinta lagi kepadamu.
Mungkin terlambat untuk mengatakannya…. Terlambat untuk diriku…
Entah ada apa dengan negara ini,ini kedua kalinya gw ke Bangkok. Dan kenapa harus ke Bangkooooookkk??!!!! Untuk pertama mungkin gw excited untuk yang kedua kali gw udah biasa aja. Yang menarik dari Bangkok hanya tempat belanjanya, harga yang murah dan barang-barang yang bagus.. Selebihnya, sama aja kaya di Jakarta. Bahkan hotel tempat gw menginap kemarin sangat enggak banget, hotelnya sih enak, tapi lingkungannya boook ayam smuaaaahhh!!! Gw mo jalan malem-malem sama temen gw aja harus rame karena takut ditawar. Untuk orang yang suka nongkrong-nongkrong minum bir sih, hotel ini mungkin cocok, karena keluar hotel didepan mata udah banyak bar-bar beserta bule-bule yang sedang mencekik botol bir, beberapa ditemani perempuan-perempuan lokal yang asli maupun yang palsu *hlaaa??
Kata kakak gw sih mungkin Thailand bakal jadi negara kedua lo, karena belum setahun lo udah balik ke negara ini. Gw amit-amit sambil ketok-ketok meja. Yup Bangkok ga lebih dari kota wisata yang bertebaran surga dunia ato neraka dunia, tergantung darimana kita melihat. Orang-orang bebas mengumbar syahwatnya, dipinggir jalan banyak terlihat bule-bule ataupun wisatawan asia yang menawar gadis-gadis dan “gadis-gadis” muda dipinggir jalan secara terang-terangan.
Tapi entah kenapa saat gw meninggalkan Bangkok ada sesuatu yang seperti yang tertinggal, entah apa itu. Mudah-mudahan sih cuman karena gw belum puas belanja aja di Bangkok. Yah mungkin pasti InsyaAllah gw akan kembali ke Bangkok atau Thailand hanya sekedar belanja atau melakukan hal yang lain yang lebih menarik dan berguna ga hanya sekedar belanja atau mengamati segala kebebasan di negeri itu.

Pernah ke Pontianak?? ato daerah Kalimantan lainnya?? Yak Wat Arun ini sangat mirip dengan sungai-sungai di Kalimantan, bedanya mereka menjual tempat ini menjadi tempat wisata
Entah sesuatu seperti tertinggal di negeri itu, sampai saat ini pun gw belum tahu apa itu. Ada sesuatu yang mengganjal saat gw akan naik pesawat. Mudah-mudahan ini hanya perasaan gw aja, mudah-mudahan ini hanya rasa penasaran aja karena ga dapet barang yang pengen gw beli
Yak sementara itu marilah berdo’a mudah-an dapet trip ke negara laen, Hongkong, Macau, Jepang, Korea atau apapun itu. Amiiiiin….
Ya ya ya mungkin gw emang alay… Tapi semenjak nih band muncul gw emang kebanyakan suka lagu-lagunya.. Yayaya mungkin gw agak norak, karena D’Bagindas alirannya agak-agak melayu, tapi sebelum nge-judge sebaiknya dengerin lagu-lagunya terlebih dahulu. Karena gw salah satu korban akibat sering ngeledek kakak gw yang sering mendonlot dan mendengarkan lagu-lagu D’Bagindaz, lalu kemudian gw mulai jatuh cinta pada sebuah lagu D’Bagindas yang berjudul Empat Mata, bukan ini bukan talkshownya Tukul, ini judul lagu D’Bagindas dan gw sukaaaaa….
Okeh ga semua lagu sih, hanya beberapa lagu. Tapi gw akui meskipun D’Bagindas beraliran Melayu tapi liriknya berisi, ga norak, dan musiknya masih enak didenger plus video klipnya selalu bercerita tentang sesuatu. Ahh udah dengerin aja deh dan liat Video klipnya yaaaa…..
Maafkan ku menduakanmu
mencintai dia di belakang kamu ooh
salahkan semua tingkahku
yang keterlaluan menyakiti kamu, kamu
ku tak bisa menahan rasaku saat kau jauh dariku
tak bisa hidup tanpa cinta, cinta
maafkanlah aku melukis luka
membuatmu bersedih mengundang air mata
cinta tak mengapa kau marah
tapi satu ku pinta jangan kau usaikan kita
ku tak bisa menahan rasaku saat kau jauh dariku
tak bisa hidup tanpa cinta, cinta
maafkanlah aku melukis luka
membuatmu bersedih mengundang air mata
cinta tak mengapa kau marah
tapi satu ku pinta jangan kau usaikan kita
maafkanlah ku melukis luka
membuatmu bersedih mengundang air mata
cinta tak mengapa kau marah
tapi satu ku pinta jangan kau usaikan kita
maafkan aku, maafkan aku
maafkan aku, maafkan aku, maafkan aku
http://musiklib.org/D_Bagindas-Maafkan_Aku-Lirik_Lagu.htm
Dan lagunya bisa di download DISINI
Bogor, 1 January 2012
Seorang mahasiswi kedokteran Go Eun Bi (Goo Hye Sun) yang sangat terobsesi dengan drama musical. Di kepalanya dikelilingi dengan drama musical, bahkan saat belajar ilmu kedokteran pun Eun Bi menghafal dengan cara mengganti lirik lagu opera yang dia dengar dengan text book-nya. Suatu hari saat diaberdiri di tepi sungai Han bernyanyi dengan suara nyaring, seorang pria mabuk mengejutkannya dan mengatakan, bukan begitu caranya bernyanyi. Eun Bi bertanya, “ Kau siapa??”.
Pria mabuk itu berkata, “ Aku Hong Jae Yi (Daniel Choi), salah satu pencipta lagu yang baru saja kau nyanyikan”
Eun Bi menjawab sambil mencibir, “ Jika Kau Hong Jae Yi, maka kau adalah Hong Jae Yi pemabuk dan aku adalah Bae Kang Hee”.
Si Pria pemabuk berkata,” Jika kau tidak berbakat, jangan berani-berani untuk bermain drama musikal!!”
Mulai saat itulah Eun Bi memutuskan untuk cuti kuliah selama setahun dan mengejar obsesinya menjadi aktris drama musikal. Telah 80 kali audisi Eun Bi tidak pernah lulus audisi, dia hampir menyerah dan memutuskan untuk kembali kuliah kedokteran, sampai suatu hari saat dia menjemput teman sekamarnya yang mabuk di rumah Jae Yi, dia berkata klo dia adalah murid dari wanita yang sedang mabuk ini, aku adalah murid vokalnya. Akhirnya, Jae Yi mengajaknya mencoba bernyanyi diiringi piano. Dan ternyata bakat musikal Eun Bi mengesankan Jae Yi. Jae Yi meminta Eun Bi menyanyikan sebuah lagu yang belum ada liriknya, dengan lalalala atau apa saja atau dengan menceritakan bagaimana dirinya memilih menjadi aktris musikal drama. Lalu dia juga menceritakan bahwa setahun yang lalu di teoi sungai Han dia bertemu seorang pria pemabuk yang mengaku sebagai Hong Jae Yi salah satu composer drama musikal terkenal, dan si pria pemabuk ini yang membuat Eun Bi tertantang, jika dia memang berbakat di drama musikal dan memutuskan cuti dari kuliah kedokteran. Dan tiba-tiba Hong Jae Yi berhenti bermain piano dan menunjuk Eun Bi dan berkata, “ Jadi kau gadis yang dipinggir sungai Han setahun yang lalu?”. Dan Eun Bi pun kaget. It’s called destiny in Korean drama (not in a real life)…hahahahaha…
Kemudian Jae Yi mengatakan jika Eun Bi bisa belajar dengannya, Eun Bi pun sangat senang, setiap pagi setelah mengantarkan susu Eun Bi mendatangi rumah Jae Yi untuk berlatih. Bahkan Jae Yi ingin membuatkan lagu yang cocok dengan suaranya, karena Jae Yi melihat semangat yang sangat besar dari Eun Bi. Suatu hari Eun Bi diundang untuk suatu audisi privat atas rekomendasi Jae Yi, tapi karena Eun Bi terlalu banyak berlatih saat audisi Eun Bi kehilangan suaranya, Eun Bi sangat sedih karena dia juga akan mengecewakan Jae Yi. Tiba-tiba Eun Bi mendapatkan telepon dari Ayahnya, yang mengetahui bahwa sudah setahun ini Eun Bi cuti dari kuliahnya dan mengikuti audisi. Dengan langkah gontai Eun Bi mengikuti kata-kata Ayahnya untuk pulang ke kampong halamannya.
Hong Jae Yi yang sedang menunggu kabar Eun Bi sangat antusias saat membuka pintu rumahnya dan mengira bahwa yang memencet bell adalah Eun Bi, tapi ternyata itu adalah Bae Kang Hee (Ok Jo Hyun).
Hong Jae Yi mengetahui dari teman Eun Bi jika Eun Bi pulang ke kampong halamannya dan Jae Yi pun menyusulnya. Eun Bi menjemput Jae Yi di stasiun dengan muka yang sangat sumringah saat melihat Eun Bi. Mereka berbincang di sebuah taman, Jae Yi berkata bahwa apapun yang kau pilih itu harus dari hati dan kepalamu, aku menghormati keputusanmu. Jika kau ingin menjadi aktris musikal aku menunggumu di stasiun kereta terakhir ke Seoul. Tapi ternyata Eun Bi tidak juga datang, akhirnya Jae Yi memutuskan masuk ke dalam kereta, tapi tiba-tiba Jae Yi melihat Eun Bi berlari di lorong, dan Jae Yi pun tersenyum lebar (hadeuuuhhh meleleh gw liat senyumnya Daniel Choi). Eun Bi berkata bahwa neneknya mendukung dengan apa yang dia lakukan, tetapi saat Eun Bi belum selesai bercerita, tiba-tiba Jae Yi kiss her cheek, and then he try to kiss her lips, but Eun Bi cover her mouth with her hand but Jae Yi kiss her hands (huwaaaaaa….. .knpa jadi gw yang histeris??!!)
Esok paginya Eun Bi mencoba menghindar tapi ternyata tak sengaja bertemu dengan Jae Yi di jalan saat Eun Bi selesai mengantarkan susu. Jae Yi mengajaknya untuk sarapan bersama dan bertanya, “untuk gadis berumur 23 tahun itu bukan ciuman yang pertama kan??”. Eun Bi kaget dan menyemburkan air, tapi Jae Yi sudah siap menutupi mulutnya dengan serbet. Eun Bi pun berkata itu cuman ciuman say hello kan?? Orang-orang biasa melakukan hal seperti itu kan??. Jae yi pun berkata, aku bukan tipe orang seperti itu, aku bukan pria gampangan yang bisa mencium wanita seenaknya, keadaan pun menjadi sedikit canggung.
Mereka mulai berlatih dan Eun Bi menyanyikan sebuah lagu, tapi dia merasa dia salah menyanyikan lagu tersebut, seharusnya tidak dengan nada seperti itu, tiba-tiba Jae Yi menggenggam tangan Eun Bi dan meletakkannya di dada Jae Yi, dan berkata, “ Apakah kau mendengar detak jantungku??” Eun Bi pun kaget. Tapi tiba-tiba seseorang datang, dia adalah Bae Kang Hee.
Eun Bi adalah gadis polos yang tidak tau apa artinya cinta. Dia juga takut untuk mencintai karena dia merasa semuanya hanya akan berakhirnya menyedihkan. Seperti Ibunya yang meninggalkan Ayahnya dan dirinya untuk bisa bermain music lagi. Eun Bi hanya tau dia cinta drama musikal, hatinya sangat senang saat mendengar drma musikal. Hanya itulah cinta yang dia tahu, eun terlalu naïf untuk melihat sekitarnya bahwa Jae Yi mulai jatuh cinta padanya. Sampai suatu hari Jae Yi berkata, “ Just sing my song, you will fall with me”.. (hayahhhhh…udah meleleh klo gw).
Sementara Jae Yi adalah seorang composer jenius yang memiliki masa lalu dengan Bae Kang Hee seorang aktris musikal terkenal, Kang Hee lah yang membuat Jae Yi tidak ingin menulis lagu musikal lagi, tapi kedatangan Eun Bi membuatnya ingin menulis lagu musikal kembali. Karena Jae Yi merasa Eun Bi memiliki obsesi yang sama dengan Kang Hee yang dulu dia kenal, tapi Eun Bi berbeda dia sangat apa adanya, attitude yang baik, dan Jae Yi pun tidak menyangka jika dia akan jatuh cinta dengan Eun Bi.
Ga seperti drama-drama korea lainnya yang dua tokoh utamanya bermusuhan, saling tidak suka diawal cerita lalu pada akhirnya menjadi sepasang kekasih, disini sang tokoh pria justru sudah menunjukkan ketertarikannya kepada tokoh wanita, memang not at the first sight, tetapi Jae Yi sudah menunjukkan suka kepada Eun Bi di awal episode, tetapi Eun Bi yang naif tidak ingin jatuh cinta, tidak menolak tetapi juga tidak menerima Jae Yi, karena dia menganggap cinta hanya akan berkahir kesedihan. Bahkan dengan Yoo Jin (Park Ki Woong) yang juga jelas-jelas menyukai dirinya, Eun Bi hanya menganggapnya sebagai seorang teman.
Adanya Yoo Jin sebagai saingan Jae Yi tidak demikian kentara, karena Yoo Jin tidak terlalu menunjukkan perasaannya kepada Eun Bi. Dan Yoo Jin pun bukan saingan yang terang-terang dan memaksa ingin merebut Eun Bi dari Jae Yi. Klo kata gw sih saingan yang sangat dewasa. Dia ingin orang yang disukainya bahagia.
Ga banyak tokoh antagonis didrama ini hanya Kang Hee si mantan pacar Jae Yi. Meskipun Kang Hee sudah menikah dengan pria lain, tetapi dirinya masih menyukai Jae Yi dan tidak suka dengan wanita yang dekat dengan Jae Yi yaitu Eun Bi. Sementara Eun Bi mengidolakan Kang Hee dan berharap suatu hari dirinya bisa menjadi seseorang seperti Bae Kang Hee. Sedangkan Jae Yi meyakinkan dirinya, bahwa kau Eun Bi sangat berbeda dengan Kang Hee, kau jauh lebih baik dari dirinya Kang Hee. Eun Bi yang polos mengira Jae Yi menganggap bahwa dirinya tidak akan pernah setara dengan Kang Hee.
Sangat ga sengaja nemuin drama ini, saat gw lg googling Horayy for Love gw menemukan fanmade-fanmade drama ini, beberapa trailer-nya dan gw langsung jatuh cinta sama drama ini. Tell me I’m crazy coz gara-gara belom dapet nih drama gw galau seminggu di kantor (lebay yah
). Gw blm sempet donlot di kantor dan belum sempet nyari di lapak karena gw googling tuh drama masih nyisa satu episode lagi, sayang klo bli lengkap. Pada hari jum’at, hari terakhir ngantor taun 2011, gw udah niatin mo ke pasfes mo nyari tuh dipidi The Musical ini. Tapi apa daya kerjaan ternyata banyak, ga bisa ninggalin lama-lama. Pupus harapan gw lemes, gw pengen tar malem pulang ke Bogor gw udah punya dvd ini. Gw gontai kerja di kantor, galau sangat (beneran nih gw ga pernah ngebet banget cuman karena korama). Tiba-tiba seorang teman bilang, kenapa lo ga cari didepan kantor lo aja, katanya ada lapak di halte bushway depan kantor lo. Berasa ada lampu tiba-tiba nyala di kepala gw, kenapa gw jadi bodoh sih, kan selama ini gw juga suka iseng beli dvd di jembatan itu. Sebelum gw pulang gw lari bo’ ke jembatan bushway depan kantor (untung ga rubuh tuh jembatan), gw sih agak pesimis, karena korama ini ga terlalu booming, ratingnya juga biasa aja, tapi apa salahnya dicoba… dan taaa-daaa ternyata ada yaolohhhh (maap gw lebay lg), langsung gw genggem tuh dvd dan gw bayar dan gw pun tersenyum, kemudian gw beli nasi goreng gila disebrang dan batagor saking senengnya (hehehhee..)
Saat sampe rumah gw udah ga sabar mo nonton drama ini, dan gw coba episode pertama greget… kedua.. greget.. ketiga greget.. keempat makin penasaran, dan ga kerasa udah mau subuh…akhirnya gw tidur dlu dan siang gw lanjut nonton karena kebetulan lagi ga ada orang dirumah hahahahaha….emang rezeki.
Gw sangat sukaaa korama ini, memang temanya tentang drama musical, tapi sangat mudah dimengerti. Ga berat tapi juga ga terlalu ringan. Gw sangat menikmati setiap dialog, setiap scene di drama ini, bahkan dialog membosankan tentang bisnis keluarga Yoo Jin. Jangan ditanya tentang romantic scenenya, klo seperti yang gw katakan di twitter “ A lot of sweet scenes in this drama, but it simple thing’. Si penulis cerita membuat sesuatu yang sederhana menjadi sangat manis, sampe gw tulis di memo gw, “Ingin dicintai dan mencintai seperti Go Eun Bi dan Hong Jae Yi di The Musical”, sinting kali yah gw, #kode hahahaha…. Intinya sih dari sesuatu yang sederhana bisa jadi sesuatu yang romantic,manis, memorable, sulit dilupakan, ingin selalu dikenang *tsahhh bahasa gw. Ahhh pokoknya I love this drama, I think with starting watch a good drama in a new year hopefully our life become better in this year and next next year…*apacobahubungannya hahahhaahahaha
Cast:
Goo Hye Sun as Go Eun Bi
Daniel Choi as Hong Jae Yi
Park Ki Woong as Yoo Jin
Ok Joo Hyun as Bae Kang Hee
Ki Eun Se as Seo Ra Kyung
Quotes:
Maybe I will come back someday and regret it. But I comebacak when already see the world and a lot of people in the out there.
Kenapa gw posting lagu ini ??
Pertama, karena yang nyanyi suami gw Kim Hyun Joong.
Kedua, karena yang nyiptain lagu Kim Hyun Joong juga
Ketiga, lagunya enak, catchy
Keeempat, video klipnya bagus. Kim Hyun Joong sama sekali ga muncul di MV ini. Ada lukisan pasir yang berganti-ganti, menjadi suatu cerita, intinya tentang kebahagian.
Dari hasil gooling, Kim Hyun Joong meminta fansnya untuk mengirimkan foto-fotomoment-moment saat mereka merasa bahagia dengan orang-orang yang mereka sayangi. Foto-foto yang muncul di akhir MV merupakan foto-foto terbaik yang dipilih oleh abang Kim Hyun Joong. Dan si abang juga menciptakan sendiri lagu ini sebagai rasa terimakasih kepada semua penggemarnya.
Hwaiting oppa!!
And this is the lyric..enjoyyy everyone!!
Kelemahan di tempat ini adalah orang-orang research disini tidak ada yg pernah terjun langsung ke media. Minimal buat plan schedule, agar mreka tau apa kelemahan dan kelebihan tools yang mereka gunakan. titik. itu aja #nomention
Ga sengaja buka my wish list beberapa bulan yang lalu. Ternyata dari sekian banyak wish list gw hampir 90% udah dikabulin sama Allah. Kayanya gw yang kurang bersyukur dengan apa yang gw dapatkan. Jadi malu kadang suka ngerasa iri sama temen gw yang kayanya selalu beruntung rezekinya bagus. Ternyata gw aja yang kurang bersyukur, sekarang banyakin ngucap Alhamdulillah ahhh…. Nikmat TuhanMu yang mana lagi yang kamu dustakan.
Yah emang Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Dari beberapa wish list gw itu Allah mengabulkan dengan cara yang tidak gw sadari padahal itulah yang gw inginkan…. Trimakasih Allah, ternyata kau sayang sama hambamu yang brutal ini. Ibadah masih sering bolong-bolong, ga nurut sama orang tua, sering berprasangka buruk dll.
Bogor, 9 October 2011
Edan..edan…edan…emang yah bener ga ada yang tau apa yang akan terjadi. Klo rezki emang ga kemana. Dimulai dari baca TL twitter suatu mall,kita yang tadinya udah galau karena ga bisa nonton performance si 7 tentara selebritis yang lagi wamil (wajib militer.red) antara lain Andy Shinwa, Lee Dong Gun, Lee Jun Ki, Mithra Epic High, Park Hyo Shin, Yoo Seung Chan, Jung Jae Il, karena harga tiketnya yang sangat mahal dan ga worth it-lah cuman nonton konser yang sebenernya mereka juga lagi tugas negara. Akhirnya kaya ada setitik sinar didepan sana, gw dan Hera mencoba untuk mengambilnya, nothing to lose deh. Jangan Tanya caranya gw dan Hera dapet tiket, tapi dijamin halal deh tuh tiket.
Perjuangan ga berenti sampe situ, gw baru inget bahwa hari konser adalah hari pertama gw kerja di kantor baru and it’s means gw ga bisa pulang lebih awal, berhubung letak Gandaria City sama kantor gw lumayan jauh. Tapi gw bersikeras gw harus bisa nonton, hari pertama kerja gila gw udah ga konsen, dari pertama duduk pikiran gw udah ga kemana-mana, dan sialnya tiba-tiba ada meeting jam 3 sedangkan gw pengen cabut jam 4 *masyaAllah cobaan ini. Alhasil gw ga bisa cabut jam 4, karena meeting baru beres jam set5-an, ditambah lagi gw ada kerjaan ekstra, di hari pertama lhooooo…. Eh tiba2 sang big bos bilang, lo ga usah pulang malem hari pertama kerja, akhirnya gw cabut doooonkkk!!!… dan berdoa smoga besok gw ga dipecat.
Melihat situasi lalu lintas di kuningan gw pun memutuskan naek ojek ke lokasi, tawar menawar jadi sampe Gancit 35rb, seneng donk gw termasuk murah tuh. Gw udah lumayan santai, tapi tiba-tiba baru setengah jalan motor si tukang ojek ini kempes (makanya diet ndah -_-” kl tau imbas ga diet ngehambat gw ga b njton namja,gw bakal diet dri esde), setelah diperiksa katanya bocor *hadeuuhh -_-“ . Karena tambel bannya lama gw bilang sampe sini aja bang, saya cari ganti ojek laen, mo ga dibayar kasian bannya kempes, akhirnya gw bayar setengah lebih dikit, abis kasian sama tampang tuh tukang ojek. Ga sampe 50m jalan gw ktemu tukang ojek dan tawar menawar kembali, tp dapet agak mahal nih 25rb, tp ya sudahlah daripada gw ktinggalan konser juga, cusss gw jalan, dan syukurnya gw datang tepat waktu pas konser mo dimulai, tapi yang gw ga dapet di baris paling depan sih, tapi itu udah lumayan depan buat gw. Gw jijingkrakan, tereak-tereak, diem, cengok, terpesona, tereak-tereak lagi, ikutan nyanyi, ngiler-ngiler, moto-moto, senggol kiri kanan gw, jijingkrakan lagi, untung ga sampe nangis, dan gw puas, karena performance mereka keren secara keseluruhan, suaranya bening booookkk ga ky boyben2 disini yang suaranya palsu. eh mereka kan emanng bukan boyben yah. Yang paling bikin gw terpesona adalah Park Hyo Shin dengan suara emasnya itu, masyaAllah suaranya asli bo’ bening, dan orangnya ramah, karena dia ga nyangka bahwa di Indonesia banyak nyang nge-fans sama doi. Tapi saying Lee Jun Ki yang gw tunggu ternyata cuman nyanyi 2 lagu-an klo ga salah dan mukanya ga kliatan karena dia pake baju bulu-bulu sampe hampir nutupin leher, pake topi dan kacamata, jadi mukenya kagak kliatan, ahhh tp gw puas dengan liat Lee Dong Gun dan Park Hyon Shin aja. Dari hasil share poto temen yang nonton di hari pertama, Lee Dong Gun sang pujaan hati gw ini.di hari pertama tampangnya kaya ayam sakit. Mungkin karena do’i emang a enak badan ato kecapekan. Tapi di hari ke-2 performance dia oke koq meskipun tetep pake kupluk diamb petikan gitar Jung Jae Il, hadeuhhh caer gw.
Porsi yang paling banyak nyanyi adalah Park Hyon Shin yang berhasil bikin gw dan temen-temen gw berkaca-kaca dan tereak histeris saat dia mencoa memamerkan abs nya. Tapi sayang hanya beberapa detik dan gw yang mesum inibga berhasil dapet poto abs nya *damn!!!
Ditutup manis oleh Mithra Epic High yang berduet dengan Lee Jun Ki yang gw jg sebenernya ga terlalu yakin itu emang lee Jun Ki, karena mukanya ketutupan jaket bulunya dan kacamata.
Mreka bener-bener saklek cuman performe 2jam aja, yang menurut kita yang haus namja itu sangat kuraaaaaaang. Oh iya ada satu lagi gw berdiri disebelah seorang fanboy yang ga ada ekspresi, cumn ngehalangin jarak pandang gw dan memisahkan gw dengan temen-temen gw. Dia cuman berdiri diem, senyum, nyengir, tepok tangan. Ga ikut nyanyi,jingkrak2 atopun tereak-tereak. Yah apapun maksud dia kesitu mudah-mudahan dia adalah fanboy yang lurus *maksud lo ndah?? au ahhh!
[CL] Balkge useobojiman
Nae mame deulji anha
Nan yeppeuji anha areumdapji anha
Oh oh oh oh
Oh oh oh oh
[BOM] Norael bulleobojiman
Amudo deutji anha
Nan yeppeuji anha areumdapji anha
Oh oh oh oh
Oh oh oh oh
[DARA] Nan wae ireohke motnan geolkka
Eoddeokhamyeon nado neocheoreom hwanhage
Useobol su isseolkka
[MINJI] Ddo hwagana wae neul wanbyeokhaji mothae
I ggaejin geoul sok motnan moseubeul hyanghae
Tathagiman hae
[BOM] Chyeodabojima jigeum I neuggimi shilheonan
Eodironga sumgoman shipeo
Beoseo nago shipeo
I sesangeun geojitmal
[CL] I think I’m ugly
And nobody wants to love me
Just like her I wanna be pretty
I wanna be pretty
Don’t lie to my face tellin’
me I’m pretty
Di sisi sebelah sono dikit dari kantor gw mungkin sedang ngantri orang-orang yang mo nongton konsernya Linkin’ Park. Hal itu yang sedang dilakukan salah satu temen kantor gw, dia udah nunggu tujuh tahun lamanya buat nonton konsernya Linkin’ Park.
Sementara gw emang bukan pensnya Linkin’ Park masih dikantor merenungi pekerjaan yang masih banyak padahal tinggal sisa beberapa hari lagi gw dikantor ini dan selalu memohon petunjuk agar diberikan pilihan yang tepat, antara nonton CN Blue ato nonton 2PM *ehganyambung. Eh serius nih sebenernya gw lagi galau (menggunakan kata ‘galau’ biar divonis klo gw emang anak ABeGe jaman sekarang). Kembali ke rasa galau itu, gw lagi galau Read the rest of this entry